Sudah berapa lama gak pulang kampung ternyata kangen juga dengan suasana disana, coba ada banyak uang mungkin gak harus setahun sakali pulang dan berkunjung ke rumah orang tua, padahal kasihan banget disana mereka cuman berdua, Aku adalah anak bungsu dari dua bersaudara dan kaka aku sudah menikah dua tahun yang lalu.
Sedih memang dan hati selalu ingin menangis kalo ingat itu, seharusnya aku ada di samping mereka, menjaga, dan membantu saat sudah renta tak ada orang dekat di sisi mereka,
Ibu, Ayah maafkan anakmu ini, anakmu tak bisa berbuat apa - apa, sampai saat ini dan di hari ini umurku sudah bertambah lagi belum ada sesuatu yang berharga yang bisa aku berikan, aku sedih,......
aku ingin sekali memberikan sesuatu yang bisa kalin tersenyum lebar, dan mengurangi kerutan di dahi kalian menjadi senyum kebahagian yang lebar...... ya allah apa rencanamu, apa aku terlalu pemalas meminta kepadamu, dan apakah aku belum layak membuat mereka tersenyum, apa belum cukupkah aku memberikan keluh kesahku pada mereka,,,, seharusnya mereka sudah tidak menerim itu lagi dari aku.
Mereka sudah renta, mungkin sudah lelah pula mendengar anaknya merengek, tapi itulah orang tua, mereka tetap memberi doa,memberi semangat, pepatahnya yang takan di berikan oleh orang lain masih melekat di hati.... tak perduli kerutan di dahi mereka sudah mengkerut banyak, tak perduli gigi mereka yang sudah berjatuhan karna dah usang dan tak perduli berapa doa yang mereka lontarkan untuk anaknya,,,,, apakah kita hanya bisa meratap, mengeluh, dan menerima yang sudah di berikan.... jawabnya TIDAK
Sedih memang dan hati selalu ingin menangis kalo ingat itu, seharusnya aku ada di samping mereka, menjaga, dan membantu saat sudah renta tak ada orang dekat di sisi mereka,
Ibu, Ayah maafkan anakmu ini, anakmu tak bisa berbuat apa - apa, sampai saat ini dan di hari ini umurku sudah bertambah lagi belum ada sesuatu yang berharga yang bisa aku berikan, aku sedih,......
aku ingin sekali memberikan sesuatu yang bisa kalin tersenyum lebar, dan mengurangi kerutan di dahi kalian menjadi senyum kebahagian yang lebar...... ya allah apa rencanamu, apa aku terlalu pemalas meminta kepadamu, dan apakah aku belum layak membuat mereka tersenyum, apa belum cukupkah aku memberikan keluh kesahku pada mereka,,,, seharusnya mereka sudah tidak menerim itu lagi dari aku.
Mereka sudah renta, mungkin sudah lelah pula mendengar anaknya merengek, tapi itulah orang tua, mereka tetap memberi doa,memberi semangat, pepatahnya yang takan di berikan oleh orang lain masih melekat di hati.... tak perduli kerutan di dahi mereka sudah mengkerut banyak, tak perduli gigi mereka yang sudah berjatuhan karna dah usang dan tak perduli berapa doa yang mereka lontarkan untuk anaknya,,,,, apakah kita hanya bisa meratap, mengeluh, dan menerima yang sudah di berikan.... jawabnya TIDAK